Postingan

Menampilkan postingan dari 2026

Sadarlah

SADARLAH Hanya ada satu jalan… mengakhiri derita Hidup sesuai dhamma… Yang dibabarkan Sang Buddha Banyaklah berbuat baik… Pasti hidupkan berbahagia… Reff : Sadarlah… semua hanyalah Anicca Jangan biarkan diri kita terlena Oleh belenggu dunia yang menjerat Jadikan Dhamma pegangan mu Mungkin hati kita bertanya… Tentang maknanya Dhamma Coba imak kembali Sema sabda Sang Buddha Banyaklah berbuat baik Pasti hidupkan berbahagia Reff : Sadarlah… semua hanyalah Anicca Jangan biarkan diri kita terlena Oleh belenggu dunia yang menjerat Jadikan Dhamma pegangan mu…

Pelimpahan Jasa

  Pelimpahan Jasa   Bila hati jujur bicara tentang kebenaran Lurus bersikap dijalan Dhamma, adalah karunia Manakala batin nan bersih bersyukur memberi Senantiasa tulus berbuat adalah kemenangan   Berbuah tetap mengharum kebajikan Dan jasa yang terlimpahkan Pasti kan tertuai bakti jiwa nan cahya Hadirkan kemuliaan, berkah bagi semua

Kuyakin Selalu

  Kuyakin Selalu   Dalam hatiku tiada lagi Perasaan ragu perasaan sangsi Akan keagunganMu Engkaulah Buddha pelita dunia Selalu menyinari selalu menerangi Jalan hidup manusia   Reff: Ku yakin selalu tak pernah ragu Karena kasihMu damai hatiku Engkaulah Buddha permata dunia Yang patut dipuja selamanya Engkaulah Buddha permata mulia Yang patut dipuja selamanya

Hadirkan Cinta

  Hadirkan Cinta   Pernahkah kita renungi, tentang arah langkah jalan hidup ini Tebarkanlah cinta kasih dilubuk hati, agar bahagia terjadi Sadarlah hai manusia, berpedoman yang benar agar bahagia Pancarkanlah cinta kasih pada sesama, agar bahagia dunia Terkadang hati kita pun terpana, menatap kemilau dunia Terkadang suara hati pun meronta, rasakan palsunya dunia   Reff : Hadirkan cinta satukan rasa didada Pancarkan kasih pada sesame bahagialah semesta Jauhkan diri dari amarah dihati Agar seluruh alam berseri menyambut indahnya dunia ini

Dhammacakkappavatana Sutta

DHA,,ACAKKAPPAVATANA SUTTA   Dhammacakkappavatana Sutta… Kotbah pemutaarn roda Dhamma Membabarkan tentang kesunyataan mulia… Menggoncangkan seisi dunia… Cattari Ariya Saccani… Empat kesunyataan mlia Dukkha sumber Dukkha… Lenyapnya Dukkha Dan jalan menuju lenyapnya Dukkha Punnabhava dan Kammaphala Kelahiran kembali dan akibat perbuatan Tilakhana… tiga corak kehidupan Anicca Dukkha Anatta Anicca… ketidak kekalan Dukkha… kau lah derita Anatta… kaulah tanpa aku Ini tiga corak kehidupan Paticcasamuppada… Sebab musabab yang saling bergantungan Segala sesuati tentu ada sebabnya Dan akan menghasilkan akibat…

Cahya telah tiba bagi tiap insan

  Cahaya Tiratana   Sinar terang bercahaya selalu Sang Gautama bersemayam dalam hatiku Cahya telah tiba bagi tiap insan Membri penerangan menuju bahagia   Pada Mu ku kan mencapai Jalan benar menuju Nibbana Ku mohon pada stiap langkahku Sudilah membimbing Daku   Tiratana oh Tiratana Ku bersujud dan memuja setiap masa   Nafsu Tanha dan Avijja Berkecamuk menggoda manusia Banyak sudah manusia tergoda Ingatlah Atthangika Magga

Buah Karma

                                                                                         Buah Karma   Apa yang akan terjadi Diri kita yang menentukan Semua yang telah terjadi Adalah buah karma kita Kala diselimuti suka Saat hati kita sedang duka Itu semua hanya sementara Karna pasti akan berubah   Reff :   Kawan mari tanam kebajikan Jauhkanlah semua kejahatan Agar membuahkan karma baik Untuk mencapai bahagia yang sempurna

Pertapa Asita

  PERTAPA ASITA Pertapa Asita datang ke Istana Melihat Pangeran Sidharta yang mulia Pertapa Asita tersenyum bahagia Tetapi kemudian Ia pun menangis   Pertapa Asita bahagia karena Pangeran Sidharta kan menjadi Buddha Pertapa Asita menangis karena Ia tak kan dapat bertemu Sang Buddha

Avalokitesvara

  AVALOKITESVARA Sungguh besar kasih sayang Mu, Avalokitesvara… Penolong mahkluk di Dunia, jauhkan Mara bahaya…   Reff :   Engkaulah, Bodhisatva Mahkluk suci yang s’lalu di pji Engkaulah, Bodhisatva Siswa Buddha yang baik budi Nya

Om Mani Padme Hum

Om Mani Padme Hum Dikala hari menjelang senja Mentari mulai tenggelam Rembulan pun mulai bersinar terang Sesayupkan terdengar suara   Mengalunkan desiran nada-nada Berdendang nan suka cita Bagi batin nan suci kan menjadi Damai tenangkan hati manusia   Tenangkan perbuatan Tenangkan ucapan pikiran Tenang… pancarkan… Kasih sayang mu pada semua   Reff : Makhluk hidup kembangkanlah Karuna… Mudita… Sampai tercapai pantai bahagia   Om Mani Padme Hum

Magha Puja

  MAGHA PUJA Ini yang Buddha ajarkan, hindari kejahatan Tanamkan kebajikan, sucikan hati dan pikiran Tak benci tak menyakiti, jujur dan rendah hati Tidak juga menghina, demikianlah hendaknya Reff Berbahagialah, Magha Puja tlah tiba Berkumpl kita bersama, Agungkan nama Buddha Terasa damai, hidup di Dunia Bila saja semua, ingat pesan Sang Buddha

Mulia Sang Buddha

MULIA SANG BUDDHA   Terima kasih ku pada Mu Ajaran Mu sungguh nan bijaksana Setiap langkah ku kan ku ingat slal Dhamma Mu menuntun jalan hidup ku   Terima kasih ku pada Mu Sang Buddha guru nan tiada tara Kau ajarkan umat Mu agar hidup bahagia Cinta Mu sungguh besar pada dunia Reff : Mulia Sang Bhagava, mulia ajarannya Mulia Ariya Sangha, mulia Sang Triratna Dunia ini tiada kekal adanya Yang nampaknya indah nantikan tiada Sesungguhnya kita hidup di alam fana Semua kan berubah mengikuti putaran dunia   Yang kaya jangan tinggi hati Yang lemah jangan rendah hati Sesungguhnya hidup di Bumi Adalah satu perjuangan   Sadarlah wahai manusia di Dunia Dengan segala kekurangan luruskan hidup Mu Sadarlah wahai manusia di Dunia Dengan sgala kelemahan bersihkan hati Mu

Kathina

  KATHINA Sayup terdengar suara genta berdentang Semilir angina mendesir Fajar menjelang burung-burung berkicau Menyambut hari kathina   Hari berganti musim hujan berlalu Bunga bersemi berseri Hangat mentari meresap ke kalbu Hari berdana telah tiba   REFF : Semua umat Buddha berduyun berdana Sembah sujud kami untukmu oh Sangha Semoga semua makhluk berbahagia

Hari Kathina

  HARI KATHINA   Purna sudah bhikkhu jalankan vassa Dimasa musim penghujan Marilah kita untuk berdana Dihari suci Kathina   Usai sudah satu masa vassa Kini saatnya bagi kita Berdana untuk kepentingan Sangha Dihari suci Kathina   Reff: Mari berdana di hari Kathina Hari persembahan jubah Kepada Sangha siswa yang mulia Panutan hidup di dunia

Berkah Kathina

BERKAH KATHINA Usai sudah satu masa, Bhikkhu menjalankan Vassa Tiga bulan lamanya melatih diri Meditasipun dijalani   Kini saat bagi kita, para umat Sang Buddha Memberikan Dana bagi Ariya Sangha Siswa nan mulia, pejuang Dhamma   Reff : Berdana mari berdana, dibulan suci Kathina Berdana mari berdana Untuk kepentingan Ariya Sangha   Bulan nan penuh berkah, bulan Kathina Kita berdana demi Buddha Dhamma

Hari Waisak

Hari Waisak Hari ini aku bahagia, karna waisak telah tiba Ayah dan Bunda kasih hadiah Sepatu baru yang istimewa   Hari ini aku gembira Teman-teman Ku datang kerumah Bajunya baru, semuanya baru Untuk rayakan hari Waisak   Waisak… Waisak… slamat hari Waisak 2x

Gema Waisaka

Gema surgawi di Taman Lumbini Mengiringi lahir sang bayi Putra nan kasih Gautama muni Di Waisak suci Reff Tinggalkan keluarga tinggalkan istana Mencari ajaran mulia Di bawah pohon Bodhi Siddharta samadhi Dan mencapai Buddha saat bulan Waisaka Dhamma nan mulia dibabar olehNya Kepada semua mahkluk di dunia Sang Guru Buddha Parinibbana Di bulan Waisaka

Selamat Hari Suci Waisak

  Selamat Hari Suci Waisak   Selamat hari waisak, selamat hari waisak Slamat hari suci waisak semua Slamat berbahagia salam sejahtera Selamat hari suci waisak   Reff Slamat-slamat bahagia Damai tentram sentosa Damai bahagia dalam Buddha Dharma   Selamat - slamat waisak Bersama kita gembira Dihari Tri Suci Waisak   Rangkapkan tanganmu di depan dada mu Dan ucapkan semoga berbahagia Salam dalam Dharma untuk semuanya Selamat hari suci waisak   Reff S’lamat - selamat bahagia Damai tentram sentosa Damai bahagia dalam Buddha Dharma   Selamat - selamat waisak Bersama kita gembira Selamat hari suci Waisak

Malam Suci Waisak

MALAM SUCI WAISAK   Malam suci sunyi bulan purnama siddhi Pada satu hari waktu bulan Waisak Purnama Sang Gotama Muni di bawah pohon Bodhi Duduk bersamadhi melaksanakan mawas diri   Tercapainya Samyak Nyata pengetahuan sempurna Parinibbana buahnya leburlah Awidya DiketemukanNya Arya Thangika Magga Jalan Tengah Kramat tuk mencapai Dukka Nirodha   Malam Purna Chandra dalam bulan Waisaka Samana Gotama duduki di bawah pohon Bodhi Sedang mawas diri sampai Samma Samadhi Lahir batin menjadilah tenang tak tergoncangkan   Nampak pada Sang Samana Magga untuk mengakhiri Dukka derita Samsara Arya Tangika Magga Berkah nan termulia Waisaka Purna Chandra Gautama Sang Buddha lahir Tribuana berbahagia

Malam Suci Waisak

MALAM SUCI WAISAK Malam yang suci, malam yang sunyi Bulan Waisaka Purnama Sidhi Tenang tent’ram damai di dunia Membawa bah’gia di hati Gotama muni duduk samadhi Mencapai penerangan sempurna Hilang lenyap nafsu duniawi Tercapai lah bahagia yang kekal abadi   Telah datang cah’ya terang Menggantikan kegelapan di dunia Buddha-Buddha Yang Maha Mulia Pembimbing kita menuju jalan ke Nibbana   Malam yang suci, malam yang sunyi Ku duduk diam merenung diri Ku bersimpuh dan bersujud diri Semoga s’mua berbahagia di Hari Suci Waisak